PEROGRAMAN TERSTRUKTUR
MODULAR (FUNGSI)
Pemrograman modular adalah teknik pemrograman yang dimana
programn yang cukup besar di bagi menjadi beberapa bagian yang lebih kecil ,
sehingga programn nanti nya akan mudah untuk di pahami dan di gunakan kembali
di dalam bahasa c++ modular biasa di kenal dengan nama fungsi (function).
Kelebihan modular :
1.Program lebih pendek
2.Mudah di baca dan di pahami
3.Mudah di dokumentasi
4.Mengurangi kesalahan dan mudah menanganinya
5.Kesalahan yang terjadi bersifat lokal
FUNGSI
Fungis adalah kelompok , perintah ,program yang di
kelompokkan menjadi satu,
letak nya terpisah dari program yang
menggunakan fungsi tersebut mempunyai sebutan dan tujuan tertentu.
Fungsi dalam bahasa pemrograman c++ dapat di sebut sebagai
subrutin , (basicVB) atau procedure (pascal,Delphin).
Kelebihan Fungsi :
- . Program menjadi lebih pendek , mudah di baca , dan di pahami.
- Program dapat di kerjakan denagn cepat dengan koordinasi yang mudah.
- Mudah dalam mencari kesalahan.
- Mempermudah Dokumentas
- Standart Library Function.
- Programer Defined Function.
Rancangan Pembuatan Fungsi
Ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam membuat
fungsi :
- Data yang di perlukan sebagai input
- Informasi apa yang yang harus ada di dalam fungsi yang di buat oleh user
- Algoritma apa yang harus di gunakan untuk mengolah data menjadi informasi
Jenis Fungsi programer Defined Function di C++ :
- Void (tidak mengembalikan nilai)
- Non Void (mengembalikan nilai)
Fungsi Void
- Tidak ada keyword return
- Tidak ada tipe data di dalam deklarasi fungsi
- Menggunakan keyword void
Contoh program void
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
void luas ( int &lu ,int x ,int y)
{lu=x*y;}
main (){
int
s1,s2,hsl;
cout<<"-------------\n";
cout<<"
Fungsi Void\n";
cout<<"-------------\n";
cout<<endl;
cout<<"Nilai
Sisi =";cin>>s1;
cout<<"Nilai
Sisi =";cin>>s2;
luas(hsl,s1,s2);
cout<<"
\n Luasnya ="<<hsl;
getch();
}
Fungsi Non Void
- Ada keyword return
- Ada tipe data yang mengawali deklarasi fungsi
- Tidak ada keyword void
Contoh program non void
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int luas(int x , int y)
{return (x*y);}
main (){
int
s1,s2;
cout<<"----------------\n";
cout<<"
Fungsi Non Void\n";
cout<<"----------------\n";
cout<<endl;
cout<<"Nilai
Sisi =";cin>>s1;
cout<<"Nilai
Sisi =";cin>>s2;
cout<<"\nLuas
= "<<luas(s1,s2);
getch();
}
KONSTANTA DAN OPERATOR
#include <iostream>
using namespace std;
#define MAX 7
int main(){
int A[MAX];
for (int C=0; C<MAX; C++) {
A[C] = C * 10;
cout<<A[C]<<endl; }
return 0; }
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
#define phi 3.14
#define r1 3
#define r2 10.7
#define kar 'Z'
#define teks "Contoh deklarasi konstanta"
#define x true
main() {
cout<<teks<<"\n";
cout<<kar<<"\n";
cout<<x<<"\n";
cout<<phi<<"\n";
cout<<r1<<"\n";
cout<<r2<<"\n";
getch();
return 0; }
Operator
1.Operator aritmatik terdiri dari :
- Penjumlahan (+)
- Pengurangan (-)
- Perkalian (*)
- Pembagian (/)
- Modulo (%)
3. Operator logika
untuk mengatur angka desimal dapat di lakukan dengan cara berikut :
- Menggunakan instruksi setprecision.
- Menggunakan instruksi setiosflag.
d dan kedua instruksi di atas menggunakan header iomanip.h
contoh pengguaan setprecision :
#include <iostream>
#include <conio.h>
#include <iomanip>
using namespace std;
main() {
int a,b; float c;
cout<<"Contoh penggunaan / dan %\n\n";
cout<<"Masukkan angka pertama (a)= ";cin>>a;
cout<<"Masukkan angka kedua (b)= ";cin>>b;
c=float(a)/b;
cout<<"\nHasil pembagian "<<setprecision(3)<<c;
getch();}
contoh penggunaan setprecision dansetiosflag
#include <iostream>
#include <conio.h>
#include <iomanip>
using namespace std;
main() {
int a,b; float c;
cout<<"Contoh penggunaan / dan %\n\n";
cout<<"Masukkan angka pertama (a) = ";cin>>a;
cout<<"Masukkan angka kedua (b) = ";cin>>b;
c=float(a)/b;
cout<<"\nHasil pembagian = "<<setiosflags(ios::fixed)<<setprecision(2)<<c;
getch();}
Referensi :
Modul pembelajaran web dosen
Pemrograman C++